This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wednesday, August 31, 2016

IPA

Pengertian ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk dikarenakan hubungan timbal balik yang tidak dapat terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem dapat juga dikatakan sebagai suatu tatanan kesatuan secara utuh serta menyeluruh antara unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi.

Ekosistem merupakan penggabungan dari unit biosistem yang melibatkan hubungan interaksi timbal balik antara organisme serta lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju struktur biotik tertentu sehingga terjadi siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari adalah sumber dari semua energi yang ada dalam ekosistem.

 

Komponen Pembentuk Ekosistem

Komponen pembentuk ekosistem antara lain :

  • Abiotik
  • Abiotik atau komponen tak hidup merupakan komponen fisik dan kimia yang medium atau substrat sebagai tempat berlangsungnya kehidupan atau lingkungan tempat hidup. Sebagian besar dari komponen abiotik memiliki beragam variasi dalam ruang dan waktu. Komponen abiotik berupa bahan organik, senyawa anorganik, serta faktor yang memengaruhi distribusi organisme, antara lain:

    1. Suhu
    2. Proses biologi dipengaruhi juga oleh suhu. Mamalia dan unggas akan membutuhkan energi untuk dapat meregulasi temperatur dalam tubuh.

    3. Air
    4. Ketersediaan air juga dapat memengaruhi distribusi organisme. Organisme yang terdapat pada gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air yang ada di gurun tersebut.

    5. Garam
    6. Konsentrasi garam juga memengaruhi kesetimbangan air dalam organisme dengan melalui osmosis. Beberapa organisme terestrial mampu untuk dapat beradaptasi di dalam lingkungan dengan kandungan garam yang tinggi.

    7. Cahaya matahari
    8. Intensitas serta kualitas cahaya matahari dapat memengaruhi proses fotosintesis. Air dapat menyerap cahaya sehingga yang terjadi pada lingkungan air, fotosintesis terjadi pada sekitar permukaan yang dapat dijangkau oleh cahaya matahari. Di gurun, intensitas cahaya matahari yang sangat besar dapat membuat peningkatan suhu, hal ini dapat mengakibatkan hewan dan tumbuhan tertekan.

    9. Tanah dan batu
    10. Karakteristik tanah yang meliputi antara lain struktur fisik,, komposisi mineral, dan pH membatasi penyebaran organisme yang berdasarkan kandungan sumber makanan di tanah.

    11. Iklim
    12. Iklim adalah kondisi cuaca dalam suatu daerah atau area serta dalam jangka waktu lama. Iklim makro meliputi iklim global, lokal, dan regional. Iklim mikro meliputi iklim dalam suatu daerah yang dihuni oleh beberapa komunitas tertentu.

  • Biotik
  • Biotik adalah istilah yang digunakan untuk menyebut suatu organisme. Komponen biotik merupakan suatu komponen yang menyusun ekosistem selain komponen abiotik. Berdasarkan peran dan fungsinya, makhluk hidup sendiri dibedakan menjadi 2, yaitu heterotrof atau konsumen dan dekomposer atau pengurai :

    1. Heterotrof / konsumen
    2. Komponen heterotrof terdiri dari organisme yang memanfaatkan dari bahan-bahan organik yang telah disediakan oleh organisme lain sebagai sumber makanannya. Komponen heterotrof disebut konsumen makro atau fagotrof karena makanan yang dimakan berukuran kecil. Yang tergolong golongan heterotrof adalah manusia, hewan, mikroba, dan jamur.

    3. Pengurai / dekomposer
    4. Pengurai atau dekomposer merupakan organisme yang menguraikan bahan-bahan organik yang berasal dari organisme yang telah mati. Pengurai disebut konsumen makro atau sapotrof. Hal ini karena makanan yang telah dikonsumsi memiliki ukuran yang lebih besar. Organisme pengurai menyerap sebagian hasil dari penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Yang tergolong golongan pengurai atau dekomposer adalah bakteri dan jamur. Tipe dekomposisi ada tiga, yaitu:
      1. Aerobik : oksigen sebagai penerima elektron atau oksidan

      2. Anaerobik : oksigen tidak terlibat dan bahan organik sebagai penerima elektron atau oksidan

      3. Fermentasi : anaerobik namun bahan organik yang sudah teroksidasi juga sebagai penerima elektron. Komponen tersebut berada di suatu tempat serta berinteraksi membentuk kesatuan ekosistem yang teratur.

Tipe-Tipe Ekosistem

  • Akuatik (air)
    • Ekosistem air tawar
    • Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain memiliki variasi suhu yang tidak menyolok, penetrasi cahaya yang kurang, serta terpengaruh oleh iklim dan cuaca. Macam tumbuhan yang terbanyak pada ekosistem air tawar adalah jenis ganggang, sedangkan tumbuhan yang lainnya adalah tumbuhan biji.

    • Ekosistem air laut
    • Habitat laut ditandai oleh salinitas atau kadar garam yang tinggi dengan ion CI- dapat mencapai 55% terutama pada daerah laut tropik, hal ini karena disana memiliki suhu yang tinggi dan penguapan yang sangat besar. Pada daerah tropik, suhu laut dapat berkisar 25 °C. Terjadinya perbedaan suhu bagian atas dengan bagian bawah tinggi dan terdapat batas antara lapisan tersebut yang disebut dengan termoklin.

    • Ekosistem estuari
    • Estuari atau muara merupakan tempat bersatunya sungai dengan air laut. Estuari sering dipagari dengan lempengan lumpur intertidal yang cukup luas. Ekosistem estuari memiliki produktivitas yang sangat tinggi serta memiliki banyak nutrisi. Komunitas tumbuhan yang dapat hidup di estuari antara lain rumput rawa garam, fitoplankton, dan ganggang. Komunitas hewannya seperti cacing, ikan, kerang, dan kepiting.
       
    • Ekosistem pantai
Dinamakan ekosistem pantai karena yang paling banyak tumbuh pada gundukan pasir adalah tumbuhan Ipomoea pes caprae memiliki kemampuan untuk dapat tahan terhadap hempasan gelombang dan angin.

  • Ekosistem sungai
  • Sungai adalah suatu badan air yang mengalir pada satu arah. Air sungai dingin serta jernih dan memiliki sedikit kandungan sedimen. Aliran air dan gelombang secara konstan dapat memberikan oksigen pada air. Ekosistem sungai dihuni oleh beberapa hewan seperti gurame, kura-kura, dan sebagainya.

  • Ekosistem terumbu karang
  • Ekosistem terumbu karang terdiri dari coral yang berada dekat pantai. Efisiensi ekosistem terumbu karang sangat tinggi. Hewan-hewan yang hidup pada karang memakan organisme mikroskopis serta sisa organik lain. Kehadiran terumbu karang yang berada di dekat pantai membuat pantai dapat memiliki pasir putih.

  • Ekosistem laut dalam
  • Ekosistem laut dalam memiliki kedalaman yang dapat mencapai lebih dari 6.000 m. Biasanya terdapat lele laut serta ikan laut yang mampu untuk dapat mengeluarkan cahaya.

  • Ekosistem lamun
  • Lamun atau seagrass adalah satu‑satunya kelompok tumbuhan yang dapat berbunga di lingkungan laut. Tumbuhan tersebut dapat hidup pada perairan pantai dangkal. Lamun atau seagrass mempunyai tunas berdaun yang tegak serta tangkai‑tangkai yang merayap untuk berbiak. Sebagai sumber daya hayati, tumbuhan lamun banyak dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan.


  • Terestrial (darat)
  • Penentuan zona yang terjadi pada ekosistem terestrial ditentukan dengan temperatur dan curah hujan. Ekosistem terestrial atau ekosistem darat dapat dikontrol oleh iklim dan gangguan. Iklim sangat berperan penting untuk menentukan mengapa pada suatu ekosistem terestrial berada pada tempat tertentu. Pola ekosistem tersebut dapat berubah akibat berbagai gangguan misal seperti petir, kebakaran, penebanganan pohon, dan sebagainya.

    • Hutan hujan tropis
    • Hutan hujan tropis terdapat pada daerah tropik dan subtropik. Hutan hujan tropis memiliki ciri-ciri curah hujan 200-225 cm per tahun. Spesies pepohonan relatif cukup banyak dan jenisnya berbeda tergantung letak geografisnya. Dalam hutan hujan tropis terdapat tumbuhan khas, yaitu liana atau rotan dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, burung, kera, badak, harimau, dan burung hantu.

    • Sabana
    • Sabana dari daerah tropik terdapat pada wilayah yang memiliki curah hujan 40 – 60 inci per tahun, tetapi temperatur serta kelembaban masih tergantung terhadap musim. Hewan yang hidup di sabana antara lain serangga serta mamalia seperti zebra, hyena, dan singa.

    • Padang rumput
    • Padang rumput terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. Ciri-ciri padang rumput adalah memiliki curah hujan sekitar 25-30 cm per tahun, hujan turun secara tidak teratur, porositas atau peresapan air yang tinggi, dan drainase aliran air yang cepat. Tumbuhan yang terdapat pada padang rumput terdiri atas tumbuhan terna dan rumput. Hewannya antara lain: bison, serigala, anjing liar, zebra, gajah, jerapah, serangga, dan sebagainya.

    • Gurun
    • Gurun terdapat pada daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput. Ekosistem gurun memiliki ciri-ciri gersang dan curah hujan rendah sekitar 25 cm/tahun. Perbedaan suhu yang terjadi antara siang dan malam sangat besar. Dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti kaktus atau tak berdaun dan memiliki akar yang cukup panjang serta mempunyai jaringan yang dapat menyimpan air. Hewan yang hidup di gurun seperti ular, kalajengking, dan beberapa hewan nokturnal lainnya.

    • Hutan gugur
    • Hutan gugur terdapat pada daerah beriklim sedang yang memiliki 4 musim dan memiliki ciri-ciri curah hujan merata sepanjang tahun. Jenis pohon dalam ekosistem hutan gugur sedikit dan tidak terlalu rapat. Hewan yang terdapat di ekosistem hutan gugur antara lain rusa, rubah, beruang, dan rakun.

    • Taiga
    • Taiga terdapat dibelahan bumi sebelah utara dan pegunungan daerah tropik. Taiga memiliki ciri-ciri suhu di musim dingin yang rendah. Hutan taiga seperti konifer, pinus, dan sejenisnya. Hewan yang hidup di taiga antara lain moose, beruang hitam, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada saat musim gugur.

    • Tundra
    • Tundra terdapat pada belahan bumi sebelah utara dalam lingkaran kutub utara serta terdapat di puncak gunung tinggi. Pertumbuhan tanaman di daerah tundra hanya sekitar 60 hari. Contoh tumbuhan pada ekosistem tundra yang dominan adalah sphagnum, liken, tumbuhan perdu, dan rumput alang-alang.

    • Karst (batu gamping /gua)
    • Karst berawal dari nama kawasan batu gamping yang terdapat pada wilayah Yugoslavia. Karst memiliki ciri-ciri tanahnya kurang subur untuk pertanian, mudah longsor, sensitif terhadapt erosi.


  • Buatan
  • Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan sendiri oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan. Contoh ekosistem buatan adalah:
    • Bendungan
    • Hutan tanaman produksi seperti jati serta pinus
    • Agroekosistem yang berupa sawah tadah hujan
    • Sawah irigasi
    • Perkebunan sawit
Share:

FISIKA

SOAL
1.apa yang dimakasud arus bolak balik jelaskan dan berikan contoh?
2.bagaimana cara memperoleh arus bolak-balik?
3.tuliskan persamaan tegangan bolak-balik lengkap dengan keteranganya?
4.definisikan nilai efektif?
5.tuliskan persamaan arus efektif bolak-balik lengkap dengan ket?
6.tuliskan persamaan tegangan arus bolak-balik lengkap dengan ket?
7.definisikan nilai rata-rata arus bolak-balik ?
8.tuliskan persamaan arus rata-rata lengkap dengan ket?
9.berapakah nilai tegangan maksimum dan tegangan rata-rata dari sebuah rangkaian listrik bertuliskan 220 volt yang merupakan nilai efektifnya?
10.gambarkan rangkaian listrik dimana hambatan R dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik?
11.tuliskan persamaan arus maksimum hubunganya dengan hambatang R dalam rangkaian no. 10
12. Sebuah sumber tegangan bolak-balik bertuliskan v=210 sin 20 tentukan
a).tegangan maksimumnya
b).tegangan efektifnya
c).arus maksimum jika R=200 ohm
d).arus efektif
Share:

Tuesday, August 30, 2016

LIRIK DAN KUNCI GITAR DIBATAS KOTA INI TOMI J PISA

Dm        C        Dm
di batas kota ini ku menatap wajahmu
Gm        A        Dm
perpisahan ini membuat luka di hati
Gm        A        Dm
ingin ku berlari namun tak kuasa diriku
Bb            A
engkau menangis dalam pelukanku


    Dm        C        Dm
* sendiri kau terpaku melepas kepergianku
Gm        C    F    Dm
air matamu berlinang membasahi pipi
Gm        A        Dm    A
seakan kau sesali perpisahan ini

reff:

Dm        Gm    C        F
janganlah kau sesali, janganlah kau tangisi
Gm        A    Dm    A
aku pergi untuk kembali lagi
Dm        Gm    C        F
hapuslah air matamu, hapus luka hatimu
Bb        A       Dm
nantikan aku di batas kota ini
(lirik lagu dan kord gitar www.maingitardulu.com)

    Gm        C    F    Bb
** (pelabuhan jadi saksi, dermaga tua menanti
    Gm      A        Dm    D
di saat engkau berjanji tuk kembali lagi
    Gm    C        F    Bb
di pelabuhan melawai ku lepas dirimu kasih
    Gm        A    Dm
ku harap engkau kembali untukku lagi)

Int : Gm C F Bb Gm A Dm A
Share:

KWU

6 Faktor Untuk Memilih Lokasi Usaha Yang Strategis

 

#1 Lokasi Yang Anda Pilih Arus Memiliki Akses Ke Lokasi Kolega dan Tempat Pengembangan

Lokasi yang Anda pilih harus mampu menjangkau kolega dan lembaga pengembangan sumber daya manusia.
Pertama, jika Anda baca kembali artikel Kami sebelumnya, Memaksimalkan Potensi Karyawan Setelah Merekrut Karyawan, Anda akan sadar, bahwa Anda dan karyawan Anda perlu mendapatkan motivasi baru dan penyegaran entrepreneurship untuk menjaga kinerja perusahaan.
Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan lokasi yang memiliki pemerintahan daerah yang memberikan pelatihan wirausaha atau entrepreneurship gratis.
Jadi budget perusahaan pada bagian pengembangan SDM bisa saja berkurang.
Jadi Anda perlu memilih lokasi yang dekat dengan tempat training entrepreneuship terdekat, jadi Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk perjalanan training.
Alasan kedua, Anda harus mencari tempat usaha yang dekat dengan lokasi rekan bisnis Anda, jadi jika ada rapat dadakan atau Anda perlu belajar dari rekan bisnis Anda tersebut, Anda tidak perlu jauh-jauh lagi.
Contoh kasusnya adalah Kota Bandung. Dari sebuah artikel yang kami baca di situs http://bisnisukm.com/, disebut bahwa Kota Bandung adalah tempat usaha yang cocok untuk usaha kreatif.
Jadi, jika Anda adalah seorang wirausahawan yang fokus menyajikan produk kreatif, Anda dapat menjadikan Kota Bandung tempat membuka outlet atau cabang baru.
Karena selain fakta bahwa kota Bandung adalah Kota Ekonomi kreatif, Bandung juga lokasi yang memiliki akses ke banyak tempat pelatihan entrepreneurship dan Anda juga dapat sharing dengan pengelola ekonomi kreatif lain di Kota tersebut.

#2 Pilih Daerah Dengan Layanan Sertifikasi dan Dukungan Yang Baik Pada Bidang Usaha Anda

Selain dukungan pada bidang pengembangan SDM, dukungan hukum dan administrasi usaha adalah faktor pemilihan lokasi tempat usaha Anda.
Sertifikasi seperti sertifikat Halal, jika Anda memasarkan produk makanan, efektif meningkatkan kepercayaan sekaligus minat beli pelanggan [info lengkap sertifikasi halal MUI: Persyaratan Sertifikasi Halal – Halal MUI]
Atau sertifikasi ISO, yang mampu meningkatkan kredibilitas perusahaan Anda secara signifikan, terutama pada bidang administrasi. [Info lengkap Sertifikasi ISO Indonesia: Sertifikasi ISO]
Lokasi yang tepat akan mempermudah akses Anda pada lembaga sertifikasi terkait dan mereduksi biaya akomodasi.
Selain kemudahan mendapat sertifikasi, Anda juga membutuhkan lokasi yang pemerintah daerahnya memberi dukungan administratif atau finansial pada usaha Anda.
Lokasi Usaha di Kabupaten Banyuwangi misalnya, yang memberikan dukungan pada para kontraktor Mall/pusat pembelanjaan.
Alasannya simple saja, karena dengan adanya Mall tersebut, para pegiat usaha kreatif dari berbagai bidang akan mendapat tempat pemasaran yang strategis dan ramai pembeli [http://www.radiovisfm.com/].
Karena masyarakat pada umumnya lebih menghargai produk dari mall dibanding produk yang dijual di pasar atau di pinggir jalan.

#3 Biaya dan Kualitas Hidup

Poin ini jelas, lokasi yang Anda pilih haruslah memiliki biaya hidup yang tak mahal dan kualitas hidup yang baik.
Kualitas hidup bisa dilihat dari sudut pandang sosial dan finansial.
Dari sudut pandang sosial, budaya dan keadaan sosial lokasi bisnis yang Anda miliki harus sesuai dengan visi dan misi usaha Anda.
Selain  menarik minat masyarakat sekitar untuk menggunakan jasa atau membeli produk Anda, kenyamanan kerja dan hidup juga dapat Anda peroleh.
Dari segi finansial, lebih pada biaya hidup. Jika perusahaan Anda masih dalam tahap awal, tidak bijak bila Anda memilih lokasi usaha yang memiliki biaya hidup mahal.
Apalagi jika Anda tidak memiliki modal yang besar.

#4 Akses Pada Penyokong Finansial

Jika Anda adalah seorang startup usaha kecil, pendanaan bisa jadi masalah.
Keberadaan penyokong finansial seperti kredit usaha atau pinjaman bank bisa menjadi solusi, meski tidak dianjurkan.
Otomatis Anda harus memilih lokasi di mana Anda dapat memperoleh sokongan finansial untuk menambah modal.
Anda bisa memilih daerah yang pemerintahannya menyokong jenis usaha Anda dan memberikan dana segar, sekaligus bekerja sama mengembangkan potensi daerah di sana.

#5 Fasilitas dan Infrastruktur Gedung Yang Anda Inginkan

Anda tidak mau, Kan?
Usaha Anda mengalami kesulitan gara-gara fasilitas vital seperti pasokan listrik dan air sering terganggu?
Nah, oleh karena itu, Leon Gettler, seorang Bussiness Journalist menyatakan bahwa saat Anda memilih gedung di lokasi usaha yang Anda pilih,
setidaknya perhatikan faktor dibawah ini:
  • Pasokan air dan listrik yang mencukupi
  • Pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, jadi Anda bisa mereduksi budget untuk lampu dan penggunaan Air Conditioner
  • Ukuran gedung mencukupi jumlah karyawan dan properti yang ada
  • Memiliki lahan parkir yang aman
  • Akses gedung harus mudah menjangkau jalan-jalan utama di daerah tempat usaha Anda tersebut.
Share:

Monday, August 29, 2016

MATEMATIKA

Mean, median dan modus

      hi...sobat blogger hari ini saya akan memposting tentang mean, median dan modus mate-matika, untuk artikelnya sebagai berikut
 
1.Rumus Rataan Hitung (Mean)
Rata-rata hitung atau mean memiliki perhitungan dengan cara membagi jumlah nilai data dengan banyaknya data. Rata-rata hitung disebut dengan mean.

a) Rumus Mean dari Data Tunggal


b) Rumus Mean Untuk Data yang Disajikan Dalam Distribusi Frekuensi.



Dengan : fixi = frekuensi untuk nilai xi yang bersesuaian
xi = data ke-i

c) Rumus Mean Gabungan



2. Rumus Modus

a. Data yang belum dikelompokkan

Modus dari data yang belum dikelompokkan adalah ukuran yang memiliki frekuensi tertinggi. Modus dilambangkan mo.
b. Data yang telah dikelompokkan

Rumus Modus dari data yang telah dikelompokkan dihitung dengan rumus:



Dengan : Mo = Modus
L = Tepi bawah kelas yang memiliki frekuensi tertinggi (kelas modus) i = Interval kelas
b1 = Frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sebelumnya
b2 = frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sesudahnya

3. Rumus Median (Nilai Tengah)

a) Data yang belum dikelompokkan
Untuk mencari nilai median, data harus dikelompokan terlebih dahulu dari yang terkecil sampai yang terbesar.



b) Rumus Data yang Dikelompokkan



Dengan : Qj = Kuartil ke-j
j = 1, 2, 3
i = Interval kelas
Lj = Tepi bawah kelas Qj
fk = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Qj
f = Frekuensi kelas Qj
n = Banyak data
Share:

IKLAN

Search This Blog

Total Pageviews

SMS GRATIS